VIVA – Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) di Kota Medan, berinsial BS diduga melakukan tindakan asusila terhadap 6 orang siswinya, yang dilakukan secara bergantian. Orang tua siswa melaporkan oknum Kepsek itu, ke Polda Sumut.

“Memohon Polda Sumut bagian Renakta memproses segera laporan korban pelecehan. Karena korban sudah lebih dari satu, dan korban di bawah umur mengaku dibawa terduga ke hotel, yang alamat hotelnya bahkan sampai diingat oleh korban, karena seringnya dibawa kesana,” sebut kuasa hukum korban, Ranto Sibarani saat dikonfirmasi VIVA, Jumat malam, 16 April 2021.

Kasus ini, diketahui berawal dua orang siswa bernama Melati dan Mawar (bukan nama sebenarnya) mendapatkan perlakuan seksual, pada 12 Maret 2021 dan melaporkan dialaminya kepada orang tua. Setelah itu, BS membuat surat perjanjian pada 30 Maret 2021.

Ranto mengungkapkan menjalani aksinya, BS memanggil satu persatu korban secara bergantian ke ruangan kerjanya, ke rumahnya hingga ke hotel. Para korban disungguhi film porno hingga menyampaikan firman Tuhan kepada korban.

?”Di hotel tersebut, korban diminta melakukan oral seks,” tutur Rinto.



Source link

By jrn686

Leave a Reply

Your email address will not be published.