VIVA – Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menilai bahwa terdapat kejanggalan dalam pengangkatakan Indriyanto Seno Adji sebagai anggota Dewan Pengawas KOmisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kurnia menyebut bahwa penunjukan Indriyanto sebagai pengganti mendiang Artidjo Allostar menyalahi peraturan perundang-undangan karena tidak melibatkan panitia seleksi sebagaimana termuat dalam Pasal 37 E ayat 2 UU 19 tahun 2019 tentang KPK Jo. Pasal 15 PP 4 Tahun 2020. 

“Pengangkatan itu dilakukan tanpa melalui mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan,” kata Kurnia kepada awak media, Jumat, 30 April 2021.



Source link

By jrn686

Leave a Reply

Your email address will not be published.