VIVA – Ketua Umum PB Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), Prof. Dr. dr. Ketut Suastika Sp.PD – KEMD, mengatakan, pasien diabetes harus memenuhi beberapa syarat jika ingin menjalankan ibadah puasa Ramadhan. 

Menurut dia yang juga disarankan oleh para ahli, penyandang diabetes harus memiliki guide line tersendiri dari dokter, yang sudah dipersiapkan jika ingin menjalankan puasa. 

“Jadi satu, dua bulan, sebelum puasa seharusnya mempersiapkan diri dengan anjuran dokter. Supaya mempersiapkan gula darahnya tetap baik,” ujarnya saat webinar media sekaligus peluncuran Klik Diabetes dari Kalbe Farma dan Klik Dokter, belum lama ini. 

Di samping itu, menurut Ketut, biasanya jika si penyandang diabetes menggunakan pil atau suntikan. Maka untuk orang-orang ini ada sedikit penyesuaian. 

“Karena kan pola makannya berubah. Jadi selama siang hari, sama sekali tidak konsumsi makanan, tapi dia mulai pada saat buka puasa dan diakhiri dengan sahur. Nah ini ada beberapa obat yang harus dikurangi dosisnya, diubah waktu pemberiannya, dan ini memang harus ada konsultasi dokter sebelum puasa, apakah aman puasa,” kata dia. 

Manfaat puasa



Source link

By jrn686

Leave a Reply

Your email address will not be published.