VIVA – Orang dengan penyakit komorbid atau penyerta, terutama diabetes, akan mengalami perberatan gejala jika sampai terjangkit virus corona atau COVID-19. 

Bahkan, risiko kematiannya jauh lebih besar pada mereka yang menderita penyakit diabetes jika sampai terkena COVID-19. Lalu, bagaimana cara meminimalisasi risikonya? 

Ketua Umum PB Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), Prof. Dr. dr. Ketut Suastika Sp.PD – KEMD, mengatakan, pada fase COVID-19, diabetesi atau penderita diabetes harus lebih strict lagi karena risiko tertular semakin besar. 



Source link

By jrn686

Leave a Reply

Your email address will not be published.