Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan tak ada klaster penularan Covid-19 di lingkungan sekolah selama pelaksanaan uji coba belajar tatap muka. Diketahui uji coba tersebut sudah dimulai sejak 7 – 29 April 2021.

“Evaluasi selama uji coba berlangsung, tidak ada informasi terkonfirmasi kasus positif Covid-19,” ucap Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah saat dikonfirmasi, Kamis (29/4/2021).

Dinas Pendidik DKI Jakarta, kata dia, mengaku sampai saat ini belum menerima keluhan masyarakat terkait kerumunan para peserta didik.

Baca juga: Jelang Sekolah Tatap Muka, Sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun Diintensifkan

Tak ada laporan yang diterima Disdik terkait kerumunan anak sekolah sepulang belajar tatap muka di sekolah.

“Tidak ada keluhan dari lingkungan sekitar, baik dari lurah maupun masyarakat sekitar karena merasa berkerumunnya anak-anak ini,” jelasnya.

Baca juga: Pria Mabuk Dikeroyok 10 Orang, Berawal dari Saling Tatap, saat Sadar Sudah di Rumah Sakit

Sebagai informasi, uji coba belajar tatap muka diselenggarakan di 85 sekolah yang menjadi piloting atau percontohan.

Baca juga: Muncul Kasus Positif Covid-19, KPAI Dorong Pemprov Sumbar Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka

Sekolah – sekolah ini telah lulus dalam seleksi persyaratan pencegahan Covid-19 di lingkungan lembaga pendidikan.

Seluruh peserta didik yang ikut belajar offline di sekolah juga telah mendapat izin dari orang tua masing – masing.

Dengan kata lain, tak ada paksaan dari guru atau pihak sekolah agar muridnya datang dan belajar di sekolah.

“Tidak ada yang sekolah tatap muka tanpa izin dari orang tua,” pungkas dia.





Sumber Link

By jrn686

Leave a Reply

Your email address will not be published.