JAKARTA – Petugas gabungan dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, dan TNI-Polri menggelar Operasi Lintas Jaya dengan menyisir sejumlah terminal bayangan atau terminal ilegal sebagai langkah penindakan pada momentum pra mudik atau pelarangan mudik Lebaran.

Kasiop Sudinhub Jakut Agus prasetiyo mengatakan bahwa operasi ini merupakan upaya pemerintah dalam pengetatan mudik. Hasilnya petugas menemukan dua bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang sedang menaik-turunkan penumpang tidak pada tempatnya.

“Ada dua bus tujuan Malang dan Cirebon, Jawa Tengah yang kami dapati sedang menaik-turunkan penumpang tidak pada terminal. Masing-masing bus berisi dua dan delapan penumpang,” ujar Agus dalam keterangannya, Sabtu (1/5/2021).

Agus menegaskan, pihaknya langsung mengkandangkan kedua bus tersebut dengan melakukan penindakan sanksi stop operasional. Kedua bus itu pun ditahan di Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur.

“Awak bus kami buatkan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) sedangkan bus kami stop operasional,” tegas Agus.

Baca juga: Larangan Mudik, Polda Metro Akan Sekat Jalan Tol hingga Terminal Bus

Ia menambahkan bahwa razia bus ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi adanya bus yang mengangkut pemudik saat pelarangan mudik yang telah ditetapkan pemerintah.

“Sesuai dengan aturan pemerintah terkait dengan pra masa pengetatan mudik yang dimulai sejak 22 April sampai dengan 24 Mei 2021 kita lakukan Operasi Lintas Jaya dengan menyisir sejumlah terminal bayangan,” ujar Agus.

Baca juga: APBN Terbatas, Menhub Buka Pintu Swasta Garap Proyek Terminal

Dikatakan Agus, terdapat sejumlah lokasi yang diduga menjadi terminal bayangan seperti di Jalan RE. Martadinata, dan Jalan Raya Bekasi, Kelapa Gading.

Diketahui, terdapat tiga ketentuan regulasi dalam Adendum Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

Ketentuan ini dimulai dengan masa pra pengetatan mudik pada 22 April hingga 5 Mei 2021, masa peniadaan mudik pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021, serta pasca masa pengetatan mudik pada 18 Mei hingga 24 Mei 2021.

(fkh)



Source link

By jrn686

Leave a Reply

Your email address will not be published.