Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Peneliti Politik sekaligus pendiri Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) Saiful Mujani menilai proses check and balances di era pemerintahan Presiden Joko Widodo melemah.

Saiful membandingkannya dengan proses check and balances di era pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurutnya di era pemerintahan SBY, kekuatan oposisi yang ada, yang pada saat itu adalah PDIP, lebih kuat dibandingkan dengan saat ini.

Ia mengambil contoh pada kasus Bank Century.

Terlepas substansinya salah atau tidak salah, namun kata dia, mekanisme check and balances masih tampak dalam kasus Bank Century.

Baca juga: UU Baru Perlindungan Konsumen Belanja Online Disahkan Parlemen Jepang

Menurut Saiful, saat pemerintahan era SBY setidaknya ada sejumlah oposisi yang punya kekuatan cukup signifikan meskipun bukan mayoritas yakni Partai Gerindra, PDIP, dan Hanura.

Namun, kata dia, saat ini kekuatan oposisi menjadi semakin sedikit di parlemen.

Menurutnya saat ini kekuatan oposisi tinggal 18% yakni PKS yang lebih terang-terangan sebagai oposisi dan Demokrat yang sikap oposisinya moderat.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara Tadarus Demokrasi Bertajuk Ekonomi dan Demokrasi yang digelar MMD Initiative pada Sabtu (1/5/2021).





Sumber Link

By jrn686

Leave a Reply

Your email address will not be published.