TRIBUNNEWS.COM – Respons Tsania Marwa atas reaksi Atalarik Syach yang mengaku terdzolimi saat anak-anaknya akan dijemput.

Pada Kamis (29/4/2021), aktris Tsania Marwa diketahui mendatangi rumah mantan suami, Atalarik Syach.

Di sana ia berencana untuk menjemput sang buah hati, Syarif Muhammad Fajri dan Aisyah Shabira.

Kedatangannya pun tak sendiri, petugas dari Pengadilan Agama Cibinong hingga KPAI beri pendampingan.

Akan tetapi usaha Tsania Marwa kemarin ternyata belum membuahkan hasil.

Ketika ditemui, ia mengungkapkan bahwa tanggal eksekusi penjemputan ditentukan oleh pihak pengadilan.

Baca juga: Menangis, Tsania Marwa Gagal Jemput Anaknya di Rumah Atalarik Syah: Tiba-tiba Ada Provokasi

Tsania Marwa menangis saat berada di kediaman Atalarik Syach karena belum bisa mengajak anaknya pulang, Cibinong Kabupaten Bogor, Kamis (29/4/2021).
Tsania Marwa menangis saat berada di kediaman Atalarik Syach karena belum bisa mengajak anaknya pulang, Cibinong Kabupaten Bogor, Kamis (29/4/2021). (Tribunnews.com/Bayu Indra Permana)

“Tanggal eksekusi itu bukan saya yang nentuin, itu keluar dari penetapan Pengadilan Agama Cibinong.”

“Jadi jangan tanya saya kenapa, ya memang sudah aturannya seperti itu,” kata Tsania Marwa dikutip dari YouTube beepdo, Sabtu (1/5/2021).

Pihak Atalarik Syach pun menyayangkan kenapa penjemputan dilakukan di bulan Ramadan.

Ibu dua anak itu tegas meminta agar dapat mempertemukannya dengan Syarif dan Shabira.





Sumber Link

By jrn686

Leave a Reply

Your email address will not be published.