VIVA – Presiden KSPI, Said Iqbal, meminta kepada Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) supaya profesional dan transparan dalam memeriksa perkara pengujian Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja atau Omnibus Law.

“Melalui petisi ini, buruh Indonesia merasa perlu untuk kembali mengingatkan kepada Yang Mulia Hakim Konstitusi agar dalam memeriksa, mengadili, dan memutus perkara pengujian Undang-Undang Cipta Kerja dapat benar-benar mendasari pada keyakinan hati nurani,” kata Said Iqbal pada Sabtu, 1 Mei 2021.

Ia berharap hakim konstitusi tidak semata berorientasi pada kebenaran yang bersifat formalistik, berupaya menggali kebenaran sejati, memperhatikan aspirasi, dan perjuangan kaum buruh sebagai bagian dari nilai-nilai moral dan politik yang hidup di masyarakat (konstitusi tidak tertulis).



Source link

By jrn686

Leave a Reply

Your email address will not be published.